Respons Gempa Malang, Jokowi Ingatkan Masyarakat Soal Kesiapsiagaan Bencana
Share
Nasional

Respons Gempa Malang, Jokowi Ingatkan Masyarakat Soal Kesiapsiagaan Bencana

Jakarta-BeritaKita.ID-Gempa kembali terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, Ahad (11/4). Ini merupakan peristiwa kedua kalinya setelah sebelumnya gempa bumi berkekuatan 6,7 skala righter mengguncang wilayah serupa. Menurut keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa bumi tersebut berulang sampai 9 kali. 

Informasi terkait gempa bumi yang terjadi di kawasan Jawa Timur tersebut sudah diterima Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu di Indonesia tersebut menyampaikan bela sungkawa dan mengintruksikan beberapa hal untuk masyarakat. 

"Saya sudah mendapatkan laporan mengenai gempa di Malang. Saya mengingatkan bahwa kita berada di wilayah ring of fire (cincin api). Oleh karena itu, aktivitas alam dapat terjadi setiap saat dan kapan saja," tutur presiden saat menyampaikan keterangan persnya, kemarin.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama dengan seluruh elemen supaya dapat mendeteksi bencana gempa yang kapan saja bisa terjadi. 

"Saya mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk menghimbau masyarakat mempererat kerjasama dan meningkatkan kesiapsiagaan akan datangnya sebuah bencana," ucap Jokowi. 

Presiden Jokowi mengaku telah memerintahkan Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri PUPR, Panglima TNI, Kapolri dan jajarannya untuk melakukan langkah-langkah konkret dalam pengendalian bencana. 

"Saya sudah memerintahkan kepala BNPB, kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, PUPR, Panglima TNI dan Polri dan jajarannya untuk segera melakukan langkah-langkah," tuturnya. 

Sementara itu, BNPB telah merespons gempa yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur tersebut dengan menerjunkan tim ke TKP dan sedang memproses penyaluran dana sebesar Rp 1 miliar. Menurut BNPB, upaya itu dilakukan agar masyarakat yang terdampak gempa bumi segera mendapatkan pertolongan. 

"Kami akan menyalurkan dana siap pakai untuk membantu dapur lapangan sebesar 1 M, akan di salurkan kepada pemerintah Jawa Timur melalui BPBD," ucap Kepala BNPB RI, Doni Monardo (Dea)